kapsulcucidarah

SEJARAH KAPSUL CUCI DARAH.

 
Oleh: Nuruddin Al Indunissy
Ada 3 tahapan untuk pengobatan sihir secara umum dengan membedakan tingkat gangguannya. Sebelum membahas 3 tahapan itu, kita harus memisahkan 3 tingkatan sihir yang biasanya terjadi pada manusia di musim akhir jaman ini:
3 KARAKTER SIHIR
Setidaknya ada 3 tingkatan atau karakter gangguan sihir pada manusia.
1. Sihir Ruhhi/Ruhani.
Sihir ini baru menyerang jiwa atau arena psikis manusia dan tidak terlihat pada jasad sehingga dokterpun tidak mendeteksinya, bahkan kadang penderita sendiri tidak merasakannya atau kebingungan tentang kondisi psikis yang ia rasakan.
Sihir ini akan seketika hilang dengan ayat-ayat perlindungan dari sihir (taawudz, ayat kursi, al falaq dan an nass).
Proses pengobatan:
1. Bersihkan diri (jiwa dan raga) dan rumahnya dari kesyirikan, tunaikan seluruh amalan wajib.
2. Bacakan ayat ruqyah standar (Al Fatihah, Al Baqarah 1-4, 163-164, 255, 284-286, Al Imran 18, Al A’raaf 54, As Shafaat 1-10, Al Hasyr 22-24, Al Jin 3, Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nass)
3. Letakan kedua telapak tangan dekat bibir dan bacakan 3 surah terakhir dalam al Qur’an masing-masing 3 kali dan tiupkan lalu usapkan ke wajah, kepala, dada, perut, paha, kaki, punggung dan tangan secara menyeluruh.
4. Menjaga wudhu.
5. Dzikir pagi dan petang.
2. Sihir Jasadi
Sihir ini sudah berimbas pada jasad manusia dan seseorang yang tertimpa musibah ini tidak mampu melakukan ruqyah mandiri sebelum diruqyah atau dikuatkan jiwanya (dengan melepaskan belenggu sihirnya).
Dalam tingkatan ini sihir sudah menyakiti jasadnya namun dokter tidak menemukan atau tidak terdeteksi medis, semisal athsma, jantung, pinggang, vertigo, maagh akut dan seluruh sakit yang tidak terlihat namun terasa.
Proses Pengobatan:
Untuk jenis ini, pengobatan kadang tdk cukup dengan al Qur’an karena penyakitnya sudah berimbas pada jasad. Kita butuh beberapa herbal sesuai dengan racun yang menyakiti jasadnya semisal madu, habbatussauda, zaitun, bidara dll.
Jadi selain dibacaka ayat-ayat diatas, kita perlu menambahkan bebrapa ayat yang berkaitan; semisal ayat syifa (alfatihah 7x, al israa 82, yunus 57 dll) atau ayat pembatal sihir semisal al a’raaf 117-122, taha 69, yunus 81-82, atau ayat-ayat azab semisal fushilat 19-36, al a’raaf 41-44, al anfaal 50-51 (untuk khadam atau beberapa jenis penyakit keturunan) atau beberapa ayat yang sesuai dengan pemyimpangan akidah syaitan penganggunya semisal an nisa 167-172 (untik jin nashoro).
Adapun herbalnya tetap sejenis, misalnya saja azwa untuk menetralkan racun sihir, habbat dan garam bukit untuk khadamnya dan daun bidara untuk mandinya.
3. Sihir Maaridh.
Sihir ini yang bahayanya terlihat oleh mata, semisal struk, TBC, Tokso, Wasir, Penyakit Menahun, Penyakit Keturunan, diabetes, tumor, kangker payudara dan seluruh penyakit yang nampak pada jasad. Misalkan seorang yang tinggal kulit dan tulang dalam waktu kurang dari 6 bulan..
Sihir maridh/sakit pada jiwa dan raga ini sudah konplikasi. Obatnya pun tidak satu jenis, melainkan harus ramuan dan diruqyah terlebih dahulu. Hal ini ditujukan sebagai ikhtiar/akselerasi kesembuhan.
Ketika sudah tahap ini maka seorang yang beriman kepada Allah harus diambil komitmentnya untuk mengambil pengobatan nabi dan meninggalkan logikanya. Meninggalkan obat kimia dan menggantinya dengan ath Thib An Nabawi (Bekam, Ruqyah dan Herbal). Adapun kedokteran diambil sebagai penyeimbang gizi dan nutrisi yang diperlukan saja dan tdk pada eksekusi.
Disini istilah cuci darah nabawi lahir, dan pembahasan 3 tahapan pengobatan sihir dimulai;
TAHAP 1
[Memupuk Kekuatan]
Dakwah Akidah Dan Tazkiyyah Untuk Menguatkan Jiwa
Disini seorang teraphist mulai mengambil komitment pasien untuk taubat dan hijrah ke sunnah dan meninggalkan seluruh ritual bid’ahnya. Memberi cahaya harapan tentang Allah yang maha penyembuh dan mulai memberitahu pasien bagaimana cara menjemput kesembuhan tersebut terutama tentang pentingnya pembersihan jiwa dari kotorannya, karena ketaatan tidak akan pernah bersatu dengan kemaksiatan.
Sampai disini pasien sudah siap untuk di teraphy dengan al Qur’an.
TAHAP 2
Melepas Belenggu Sihir
[Merebut Benteng dan Menyerang Syaitan dari Luar]
Tahap ini adalah teraphy Al Qur’an secara rutin 1-7 kali baik dibacakan atau dengan metode lain. Juga bisa diganung dengan hijamah…
TAHAP 3
[Membangun Benteng]
Setelah syaitan penyebab penyakit itu digempur dari luar dengan ayat-ayat al Qur’an dan diserang dari dalam dengan menegapkan kembali akidah pasien maka langkah selanjutnya adalah membersihkan rumah-rumah mereka dalam darah dan jiwa manusia. Darah mereka harus dicuci dengan ramuan yang tepat…
CUCI DARAH NABAWI..
Bisa dilakukan dengan cara menghentikan seluruh makanan riba, haram, subhat dan menggantinya dengan yang halal. Menghentikan seluruh racun yg masuk ke tubuh dan menggantinya dengan herbal yang diberkahi. Mengganti ritial bid’ah dengan ritual sunnah agar darahnya kembali bersih.
Kapsul Cuci Darah》Direct Order :
Sms/WA #Nama #Alamat_Lengkap #Jumlah_Pesanan
kirim ke 081320096052

2 tanggapan untuk “SEJARAH KAPSUL CUCI DARAH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *