Cara Mengobati Penyakit Was Was Dengan Herbal bidara plus

cara-mengobati-penyakit-was-was-dengan-herbal-bidara-plus-rehab-hatiCara Mengobati penyakit was was dengan Herbal bidara plus – Penyakit was-was ini dapat menimbulkan dampak buruk yang berupa keraguan pada keyakinan. Bahkan, bisa jadi keragu-raguan ini hingga kepada penolakan dan juga pengingkaran, sebab orang yang terkena penyakit was-was ini merasa kian sesak, di karenakan oleh bercokolnya penyakit was-was yang ada pada dirinya. Penyakit was was ini terbagi beberapa macam diantaranya ialah :

Was-Was Perusak Ideologi atau Aqidah

Aqidah merupakan unsur yang sangat prinsip dalam kehidupan seorang muslim. Para umat yang terdahulu dan juga sahabat Rasulullah saw juga rela mempertaruhkan jiwa dan raga mereka demi untuk mempertahankan aqidah yang benar. Mereka pun juga tidak silau dengan kemilau dunia, langkah mereka ini juga tidak mundur meski badai permusuhan orang kafir terus datang menerpa mereka semua.

Was-Was Dalam Berwudhu

Was-was dalam melakukan wudhu bisa saja meliputi keraguan dalam niat, mengulang-ulang dalam membasuh anggota wudhu maupun boros dalam memakai air.

Was-Was Dalam Mandi

Mandi merupakan salah satu cara untuk membersihkan badan dari seluruh kotoran dan menghilangkan bau badan. Selain itu ia juga merupakan cara sehat untuk mengembalikan kondisi badan yang tidak fit, supaya fresh kembali. Jika kategori mandinya ini mandi besar, maka tidak hanya kotoran fisik yang dihilangkan, namun juga menghilangkan hadats besar misalnya seperti mandi junub maupun mandi setelah berhenti keluarnya darah nifas dan juga haid.

Was-Was Dalam Sholat

Was-was yang ada dalam shalat ini ternyata juga pernah menimpa salah seorang sahabat Rasulullah yaitu Utsman bin Abil ‘Ash. Ia pernah datang ke Rasulullah saw dan mengadu kepadanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syetan hadir dalam shalatku dan menjadikan bacaanku ngaco serta rancu. Lalu ‘Rasulullah pun menjawab, : Itulah syetan yang disebut dengan Khinzib. Jika kamu merasakan hadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali serta berlindunglah hanya pada Allah.

Was-Was Dalam Membaca Al-Qur’an

Was-was di dalam membaca al-Qur’an ini sering terjadi dalam melafazkan huruf-hurufnya. Memang kita semua tidak boleh sembarangan dalam membaca al-Qur’an, ada kaidah baca yang memang harus kita ikuti. Allah SWT berfirman, “Dan bacalah al-Qur’an dengan perlahan-lahan (tartil).” Quran Surat Al-Muzzammil : 4. Ali bin Abi Thalib juga menafsirkan kalimat “Tartil” ini dengan mentajwidkan huruf dan mengetahui dimana ia harus berhenti. Sedangkan imam Qurthubi juga mengatakan, “Yang dimaksud dengan tartil ialah membacanya dengan pelan dan jelas yang disertai dengan memahami maknanya.

Anda juga harus mewaspadai beberpa jenis was-was di atas, begitu pula was-was lainnya. Jaganlah terpedaya oleh rayuan syetan. “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa, jika mereka ditimpa was-was dari syetan, mereka ingat kepada Allah SWT. Maka ketika itu pula mereka melihat kesalahan-kesalahannya.” (QS. Al-A’raf: 201). Imam Abu Hamid al-Ghozali berkata, “Was-was ini penyebabnya ada dua. Yang pertama, bodoh pada syari’at. Dan yang kedua ialah adanya kekacauan dalam akal maupun pikiran seseorang. Dan keduanya adalah kekurangan dan aib yang paling besar yang ada dalam diri seseorang.kapsul-bidara

Lalu adakah cara mengatasi Was-Was ini secara Umum? Pertama dengan membekali diri dengan akidah yang benar dan juga lurus. Dengan begitu ia dapat menolak was-was syetan dengan semua jenis tipudayanya yang sangat licik. Berpegang teguh hanya kepada syari’at Allah SWT, serta berlindung kepada-Nya dengan melakukan dzikir dan do’a. Melakukan ruqyah syar’iyyah yang sebagaimana yang diajarkan oleh baginda Rasulullah saw. Selain itu anda juga bisa megatasi was was dengan cara mengobati penyakit was was dengan Herbal bidara plus, sebab kapsul ini juga sudah di klaim cocok untuk berbagai penyakit sihir baik yang sifatnya psikis atau yang sudah berimbas kepada jasad termasuk penyakit was was.

Comments

comments

Leave a Reply